Bandung (BRS) – Bandung Zoological Garden (BAZOGA/Kebun Binatang Bandung) di Jalan Kebun Binatang Siliwangi Kota Bandung, menghadirkan kubah burung (Aviary) terluas untuk pertama kalinya, Sabtu (12/10). Di dalam Aviary seluas lebih dari 500m² dan tinggi 12.3 meter ini terdapat puluhan jenis burung yang bisa dinikmati pengunjung.
Pengunjung bisa masuk ke dalam kubah burung melalui Skybridge sepanjang 75 meter. Pada kanan dan kiri jembatan tersebut ada sejumlah burung yang memang terbiasa bertengger. Itulah yang menjadi sebuah kesenangan baru pengunjung BAZOGA karena bisa berinteraksi dan berfoto dengan burung-burung tersebut.
Pada Aviary ini terdapat puluhan jenis burung, diantaranya burung paruh bengkok seperti Kakatua Raja, Kakatua Maluku, Parkit dan masih banyak lagi. Selain itu terdapat kolam-kolam yang berisi ikan dengan beragam warna. Ada juga pohon-pohon tempat burung-burung hinggap dan bermain.
Menurut Markom BAZOGA Sulhan Syafi’i, ini adalah salah satu cara untuk melestarikan burung di alam. Jadi warga yang berniat untuk berpose dengan burung tidak perlu memelihara di rumah, cukup dengan datang ke kubah burung di BAZOGA.
Lebih lanjut Sulhan mengatakan, bahwa selain kubah burung ini, juga akan diselesaikan kubah burung lainnya yang ada tepat di sebelah kubah burung yang pertama. Nantinya kubah burung ini akan berbentuk kembar. Kubah burung yang sudah selesai ini kita utamakan untuk burung paruh bengkok dan beberapa jenis lainnya. Sedangkan untuk kubah burung kedua rencananya untuk jenis-jenis burung kicau.
Sulhan menambahkan, Saat ini pihaknya memang sedang disibukkan dengan penyelesaian Zona Afrika yang ditargetkan akan selesai pada akhir Desember 2019. Di area ini akan ditempatkan Jerapah, Sitatunga, Zebra, Lechwe dan juga Watusi. Disamping menyelesaikan Zona Afrika, gerbang utama yang berbentuk disain burung garuda juga tengah masuk dalam proses penyelesaian (finishing).











