PLN, LEN, DAN PERTAMINA BEKERJASAMA KEMBANGKAN PLTS

Jakarta (BRS) – PT Len Industri (Persero), dan PT Pertamina (Persero) menandatangani Head of Agreement (HOA) tentang kerjasama bidang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Indonesia bertempat di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (3/10) kemarin. Sinergi tiga perusahaan plat merah ini akan melaksanakan kerjasama dalam bentuk investasi untuk penyelenggaraan bisnis pembangunan PLTS.

Penandatanganan dilakukan oleh PLT. Direktur Utama PT PLN Sripeni Inten Cahyani, Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin, dan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Zakky dalam keterangan resminya mengatakan, ketiga perusahaan akan melakukan pembentukan suatu usaha patungan untuk melakukan pengelolaan proyek PLTS di lingkungan perusahaan BUMN dan lainnya. Kerjasama ini juga untuk mendukung program Pemerintah mencapai target Bauran Energi tahun 2025 sebesar 6,5 GWp (Gigawatt peak).

“Di lingkungan kita sendiri seandainya semua BUMN memanfaatkan PLTS potensinya bisa di kisaran 1,4 GWp. Pemanfaatannya bisa diterapkan di jalan tol, bandara, SPBU, stasiun kereta, pertambangan, pabrik, kantor, perkebunan, pelabuhan, serta gudang-gudang,” ucap Zakky.

Energi surya adalah sumber energi melimpah di negeri khatulistiwa, Indonesia. Negeri kita memiliki potensi energi matahari hingga 207,8 Gigawatt menurut data Kementerian ESDM atau 560 Gigawatt menurut data Institute for Essential Service Reform (IESR). Sedangkan pemanfaatan energi surya secara nasional melalui PLTS baru sebesar 94,42 MWp sampai dengan tahun 2018.

Itu artinya pemanfaatan energi surya di Indonesia baru sebesar 0,044% atau 0,017% dari potensi yang dimiliki, kita bahkan masih tertinggal di kawasan Asia Tenggara. Sementara China menempati peringkat pertama negara terbesar yang memiliki kapasitas mencapai 45 GW, disusul Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat.

Sinergi BUMN menjadi kunci merealisasikan komitmen tersebut sehingga dapat memberikan banyak manfaat. BUMN akan menjadi role model bagi implementasi green energy di Indonesia dan membantu pemerintah mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca. Selain itu juga akan membangun citra BUMN Hijau di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *