Bandung (BRS) – Guna mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) untuk merebut peluang bisnis dalam ekonomi global, Centre for Enterprise, Innovation and Growth (CEIG) atau Pusat Perusahaan, Inovasi dan Pertumbuhan-Birmingham Business School-Universitas Birmingham City, Inggris bersama Center of Knowledge for Business Competitiveness (CK4BC) atau Pusat Pengetahuan untuk Daya Saing Bisnis-SBM ITB mengadakan penelitian bersama.
Ketua Center of Knowledge for Business Competitiveness (CK4BC) Hary Febriansyah mengatakan penelitian bersama ini telah dimulai sejak 2015, dengan didanai khusus langsung oleh British Academy-UK, Birmingham City University dan SBM-ITB.
“Penelitian ini berfokus pada bagaimana universitas dapat mendukung UKM melalui pengembangan kompetensi kewirausahaan, dan strategi mereka dalam membantu menciptakan ekosistem kewirausahaan. Hal ini akan membantu pertumbuhan UKM yang ada dan pengembangan baru yang mendukung kesejahteraan ekonomi dan sosial,”katanya kepada wartawan saat ditemui di kampus SBM-ITB, belum lama ini.
Hary menilai UKM merupakan sumber kehidupan setiap roda perekonomian negara maju maupun berkembang. UKM dan bisnis keluarga juga memainkan peran penting dalam ekonomi apa pun. Selain itu, UKM sangat penting bagi perekonomian Indonesia karena ada sekitar 50 juta UKM di seluruh negeri. Walaupun ini mungkin terdengar banyak, ini relatif kecil jika dibandingkan dengan ekonomi Asia lainnya seperti Cina dan India.








