[ad_1]
Pemerintah kota Bandung berencana menambah jumlah mesin parkir elektronik yang sejauh ini baru tersedia di kawasan jalan Braga. Terkait hal ini, pakar transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Idwan Santoso menegaskan perlu adanya perubahan sikap dari warga agar terbiasa menggunakan mesin parkir elektronik ini.
“Kalau mesin parkir itu harusnya lebih simpel, cuman memang persolannya merubah prilaku dan itu butuh waktu,” ujar Idwan kepada PRFM, Rabu (24/02).
Selain itu, Idwan menuturkan bahwa desain mesin parkir tersebut harus mudah digunakan oleh warga dan jangan sampai malah mempersulit warga untuk memparkirkan kendaraannya.
“Berkaitan dengan desain alat parkirnya sendiri, jangan kemudian membuat rumit, karena saya khawatir belum apa-apa orang udah males duluan,” ungkap Idwan.
Penulis: Rifki Abdul Fahmi
Sumber : PRFM
© Bandung Juara
[ad_2]








