Bio Farma Raih Most Reputable Companies Award 2026, Tegaskan Reputasi Harus Dibuktikan

Jakarta (BRS) – PT Bio Farma (Persero) meraih penghargaan Indonesia Most Reputable Companies Award 2026 dan Indonesia Most Reputable Companies Champions Excellence 2026 yang diselenggarakan SWA dan Business Digest.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Conference & Awarding bertema “Strengthening Corporate Reputation and Employee Engagement in the Age of Rising Stakeholders Expectation” di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Bio Farma dalam membangun reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan. Memasuki usia ke-136 tahun, Bio Farma terus memperkuat perannya dari produsen vaksin menjadi perusahaan life science yang berorientasi pada inovasi dan penyediaan solusi kesehatan.

Pemimpin Redaksi SWA, Kemal Effendi Gani, mengatakan reputasi merupakan hasil dari perjalanan panjang perusahaan yang dibangun melalui perilaku dan keputusan secara konsisten.

“Reputasi adalah akumulasi perilaku dan keputusan yang kita ambil. Reputasi yang baik tidak dibangun dalam satu malam, tetapi harus dirawat setiap hari, terlebih di era media sosial,” ucap Kemal.

Menurutnya, perusahaan tidak cukup hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus membangun kepercayaan dari para pemangku kepentingan.

Pandangan tersebut sejalan dengan prinsip yang dikembangkan Bio Farma. Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan reputasi tidak cukup dibangun melalui komunikasi, tetapi harus ditopang kemampuan nyata serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Reputasi tidak dibangun melalui komunikasi semata, tetapi melalui kapasitas yang nyata. Bagi Bio Farma, kepercayaan yang telah dibangun selama 136 tahun harus terus dibuktikan melalui kualitas produk, inovasi, kemampuan memenuhi standar global, serta konsistensi dalam memastikan produk kesehatan dapat sampai kepada masyarakat,” kata Shadiq.

Salah satu fondasi reputasi tersebut adalah kemampuan Bio Farma memenuhi standar internasional di industri vaksin. Berdasarkan data WHO, sejumlah produk vaksin Bio Farma telah memperoleh WHO Prequalification dan digunakan dalam program kesehatan internasional. Bio Farma juga memasok vaksin untuk organisasi internasional seperti UNICEF, GAVI, dan PAHO.

Kapabilitas tersebut menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia mampu memenuhi persyaratan mutu dan standar internasional. Pengakuan tersebut sekaligus membuka akses produk kesehatan nasional ke pasar global.

Bagi Bio Farma, kepercayaan tersebut juga membawa tanggung jawab besar. Reputasi perusahaan farmasi tidak berhenti ketika produk selesai diproduksi, tetapi terus dipertaruhkan hingga produk didistribusikan dan digunakan masyarakat.

“Reputasi perusahaan farmasi tidak berhenti ketika produk selesai diproduksi. Reputasi justru dipertaruhkan ketika produk tersebut didistribusikan hingga ke tangan masyarakat. Karena itu, menjaga kualitas dari hulu hingga hilir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya kami menjaga kepercayaan,” lanjut Shadiq.

Dalam ajang Indonesia Most Reputable Companies 2026, reputasi perusahaan dinilai melalui persepsi pelanggan terhadap kinerja dan hubungan perusahaan dengan pemangku kepentingan. Penilaian menggunakan empat dimensi, yakni Product & Services, Corporate Credibility, Value & Program, serta People & Relationship.

Keempat dimensi tersebut mencerminkan sejumlah aspek yang membentuk reputasi perusahaan, mulai dari kualitas produk dan layanan, kredibilitas, nilai serta program perusahaan, hingga kualitas sumber daya manusia dan hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Bagi Bio Farma, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menjaga kepercayaan yang telah dibangun selama lebih dari satu abad.

“Penghargaan ini bukan hanya apresiasi atas apa yang telah kami capai, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus menjaga kepercayaan. Reputasi harus dibuktikan setiap hari melalui apa yang kami hasilkan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” tutur Shadiq.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma memandang reputasi dan kepercayaan sebagai modal penting dalam memperkuat perannya sebagai aset strategis nasional. Peningkatan kinerja dan daya saing industri kesehatan diharapkan dapat memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung penguatan kemandirian kesehatan nasional.

Sejalan dengan semangat “Advancing Hope, Shaping The Future”, Bio Farma terus mendorong pemanfaatan kapabilitas, aset, dan inovasi perusahaan untuk menghasilkan nilai yang lebih besar bagi Indonesia.

Bagi Bio Farma, reputasi pada akhirnya bukan sekadar bagaimana perusahaan dipersepsikan, melainkan seberapa konsisten perusahaan menjaga kepercayaan, memberikan manfaat, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat serta generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed