Sukabumi (BRS) – Aktivitas ekonomi di wilayah Selatan Sukabumi mendapat tambahan dukungan dari sisi infrastruktur energi. PT PLN (Persero) kembali mengoperasikan atau re-energize Gardu Induk (GI) Jampang Kulon 150 kV berkapasitas 1×60 MVA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/8/2026).
Pengoperasian kembali gardu induk tersebut bukan hanya memperkuat sistem kelistrikan, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi pengembangan usaha, investasi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan selatan.
GI Jampang Kulon diperkuat jaringan transmisi sepanjang 56,96 kilometer dengan 88 titik tower serta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Pelabuhan Ratu-Jampang Kulon. PLN juga telah menyiapkan empat jalur penyulang untuk mendukung penyaluran listrik kepada pelanggan.
Sebelum kembali beroperasi, fleksibilitas manuver jaringan di wilayah tersebut masih terbatas. Ketika terjadi gangguan, alternatif pasokan dari gardu induk lain membuat proses pemulihan membutuhkan waktu lebih panjang.
Kini, keberadaan GI Jampang Kulon membuat konfigurasi sistem kelistrikan menjadi lebih kuat dan fleksibel. Alternatif pasokan serta kemampuan manuver jaringan pun semakin optimal.
Wakil Bupati Sukabumi Andreas menilai penguatan infrastruktur listrik menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah. Terlebih, Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang luas dengan potensi ekonomi cukup besar, termasuk sektor kelautan yang ditopang garis pantai sekitar 117 kilometer.
“Listrik adalah urat nadi pembangunan. Ketersediaan energi listrik yang andal tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, pelayanan publik, serta pembangunan daerah,” ujar Andreas.
Menurut dia, pasokan listrik yang semakin andal dapat mendukung berbagai usaha masyarakat di kawasan pesisir. Mulai dari perikanan, cold storage, penyediaan es batu untuk nelayan, tambak udang, hingga industri kecil dan UMKM.
Sementara itu, Vice President Efisiensi, Kualitas dan Pengukuran Distribusi Jawa, Madura, dan Bali PLN Wahyu C. Prasetyo mengatakan pengoperasian GI Jampang Kulon dengan kapasitas 1×60 MVA dan empat jalur penyulang membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan usaha di sekitarnya.
“Dengan energize-nya Gardu Induk Jampang Kulon 1×60 MVA yang sekarang sudah ada empat jalur penyulang yang sudah disiapkan oleh teman-teman PLN, semakin membuka peluang usaha UMKM di sekitar,” katanya.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin menegaskan penguatan jaringan dilakukan agar pertumbuhan kebutuhan listrik berjalan seiring dengan kesiapan infrastruktur.
“Kami ingin memastikan pertumbuhan kebutuhan listrik berjalan beriringan dengan kesiapan infrastrukturnya,” kata Joharifin.
Menurutnya, karakter geografis Jawa Barat yang luas dan beragam membutuhkan investasi serta perencanaan infrastruktur kelistrikan berkelanjutan, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis seperti Selatan Sukabumi.
Pengoperasian GI Jampang Kulon merupakan hasil kerja PLN Group melalui PLN UIP JBT, PLN UPT Bogor, dan PLN UID Jawa Barat bersama Pemkab Sukabumi serta berbagai pemangku kepentingan.
Dengan beroperasinya kembali gardu induk tersebut, PLN berharap keandalan listrik meningkat sekaligus menjadi fondasi bagi pertumbuhan pelanggan, pengembangan usaha, dan investasi di Selatan Sukabumi.








