Okupansi KA Tembus 101 Persen, Pergerakan Penumpang Daop 2 Bandung Tetap Tinggi

Bandung (BRS) – Pergerakan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung masih menunjukkan tren tinggi. Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 10.00 WIB, total penumpang yang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung hari ini mencapai 24.712 orang.

Dari jumlah tersebut, Stasiun Bandung mencatatkan 6.835 penumpang berangkat, sementara Stasiun Kiaracondong sebanyak 4.036 penumpang.

Adapun untuk kedatangan, total penumpang yang tiba hari ini tercatat sebanyak 24.103 orang, dengan rincian 7.057 penumpang tiba di Stasiun Bandung dan 4.863 penumpang di Stasiun Kiaracondong.

Secara kumulatif, penjualan tiket selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 351.252 tiket. Angka tersebut melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 345.840 kursi, dengan tingkat okupansi mencapai 101,6 persen.

Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya angka okupansi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya pada masa angkutan Lebaran.

“Kami melihat antusiasme masyarakat menggunakan kereta api masih sangat tinggi. Okupansi yang melebihi 100 persen ini dimungkinkan karena adanya penumpang dinamis, di mana satu kursi dapat digunakan lebih dari satu penumpang dalam perjalanan berbeda,” ucap Kuswardojo di Bandung, Selasa (24/3/2026).

Kuswardojo menambahkan, KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pelanggan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu perjalanan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mengikuti aturan yang berlaku demi kelancaran perjalanan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *