Bandung (BRS) – Menjelang puncak Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes narkoba terhadap petugas operasional di Stasiun Bandung, Rabu (18/3/2026).
Sidak dilakukan secara acak tanpa pemberitahuan, menyasar berbagai unsur petugas mulai dari masinis, PPKA, petugas pengamanan, hingga frontliner dan petugas posko Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi prima saat bertugas.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
“Petugas operasional memiliki peran vital dalam menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan. Karena itu, kami pastikan seluruhnya bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ucap Kuswardojo di Bandung, Rabu (18/3/2026).
Pemeriksaan dilakukan melalui tes urine oleh tim BNN Jabar dengan standar profesional, mengedepankan transparansi serta menjaga privasi petugas. Hasilnya, seluruh petugas dinyatakan negatif narkoba dan siap melayani pelanggan.
KAI Daop 2 Bandung menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja, khususnya bagi petugas operasional yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan. Jika ditemukan pelanggaran, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari budaya keselamatan (safety culture) yang terus diperkuat oleh KAI. Selain pemeriksaan narkoba, perusahaan secara rutin melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan, pembinaan, serta pelatihan kompetensi bagi seluruh petugas operasional.
Lebih lanjut, KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas, disiplin, serta gaya hidup sehat guna mendukung kinerja yang optimal. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten.











