Bandung (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung memprediksi puncak arus mudik Angkutan Lebaran 2026 terjadi hari ini, Rabu (18/3). Lonjakan penumpang terlihat dari peningkatan signifikan volume keberangkatan dibanding hari-hari sebelumnya.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut tren penjualan tiket menjadi indikator utama.
“Kami memprediksi hari ini menjadi puncak arus mudik di wilayah Daop 2 Bandung. Seluruh layanan telah dipersiapkan maksimal untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan,” kata Kuswardojo di Stasiun Bandung, Rabu (18/3/2026).
Pada Rabu pagi, tercatat 17.521 pelanggan berangkat dan 17.181 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung. Secara kumulatif, penjualan tiket sejak masa Angkutan Lebaran mencapai 289.196 tiket, dengan tingkat okupansi 83,6 persen dari total kapasitas 345.840 tempat duduk.
“Hal ini menandakan bahwa sebagian besar perjalanan kereta api telah terisi, terutama pada jadwal-jadwal favorit yang menjadi pilihan pelanggan untuk mudik ke berbagai daerah tujuan seperti ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan D.I.Yogyakarta,” kata Kuswardojo.
KAI Daop 2 juga memproyeksikan arus balik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24 dan 28 Maret 2026. Jumlah pelanggan diperkirakan meningkat sekitar 3 hingga 4 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta penambahan petugas di stasiun. Pelanggan diimbau datang lebih awal dan mematuhi aturan demi kelancaran perjalanan.
“KAI optimistis layanan selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkasnya.









