11 Komponen Krusial Lokomotif Ini Tak Boleh Gagal Sebelum Kereta Diberangkatkan

Bandung (BRS) – Di balik setiap perjalanan kereta api yang melintas tepat waktu, ada rangkaian pemeriksaan ketat yang wajib dipenuhi sebelum lokomotif diizinkan bergerak. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menegaskan bahwa 11 komponen keselamatan, dikenal sebagai Go No Go Item, harus berfungsi sempurna sebagai syarat mutlak operasional lokomotif.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa prosedur pengecekan dilakukan berlapis oleh teknisi dan masinis sebelum kereta diberangkatkan. Tidak ada toleransi terhadap satu pun komponen yang tidak bekerja.

“Bila satu saja dari 11 Go No Go Item ini tidak memenuhi standar, lokomotif otomatis tidak boleh jalan. Aturannya tegas,” kata Kuswardojo di Bandung, Kamis (27/11/2025).

Sebelas komponen tersebut meliputi perangkat peringatan, sistem kendali kecepatan, hingga fitur keselamatan darurat yang menjadi penentu layak tidaknya lokomotif beroperasi. Berikut daftarnya:

  1. Suling lokomotif, untuk memberikan peringatan saat pergerakan berlangsung.
  2. Lampu sorot, memastikan jarak pandang masinis tetap aman, terutama pada malam hari.
  3. Lampu kabin, menjaga visibilitas kerja di dalam ruang kemudi.
  4. APAR, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran.
  5. Stop blok, pengaman lokomotif saat berhenti atau diparkir.
  6. Radio komunikasi, memastikan masinis dapat terus berkoordinasi dengan petugas perjalanan kereta.
  7. Speedometer, alat penting untuk memantau dan menjaga batas kecepatan.
  8. Wiper, menjaga kaca lokomotif tetap bersih saat diguyur hujan.
  9. Deadman pedal, sistem otomatis yang aktif jika masinis tidak memberikan respons.
  10. Locomotive tracking, memantau posisi dan pergerakan lokomotif secara real-time.
  11. Rem darurat, pengaman terakhir saat situasi kritis.

Menurut Kuswardojo, pengecekan dilakukan tidak hanya sebelum keberangkatan di stasiun awal, tetapi juga ketika lokomotif berada di depo perawatan. Selain pemeriksaan harian, ada pemeliharaan berkala yang memastikan seluruh sistem tetap berada dalam kondisi prima.

“KAI tidak berkompromi soal keselamatan. Perjalanan hanya bisa dimulai ketika manusia, sarana, dan prasarana semuanya siap tanpa pengecualian,” tegasnya.

Dengan disiplin terhadap 11 Go No Go Item ini, KAI Daop 2 Bandung meneguhkan komitmennya menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan memberikan rasa tenang bagi para pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *