Gangguan di Bumiayu, Sejumlah KA Dialihkan Lewat Bandung

Bandung (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api menyusul gangguan yang terjadi pada KA Bangunkarta (161) di Stasiun Bumiayu, wilayah Daop 5 Purwokerto, Senin (6/4) pukul 14.15 WIB.

Gangguan tersebut berdampak pada kelancaran perjalanan kereta api di lintas terkait, sehingga KAI mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh melalui wilayah Daop 2 Bandung.

Pengalihan dilakukan melalui lintas Kroya–Bandung–Cikampek sebagai bagian dari rekayasa operasi guna menjaga keselamatan dan meminimalkan potensi keterlambatan perjalanan.

Adapun kereta api yang mengalami pengalihan rute meliputi:

– KA Argo Semeru (5) relasi Surabaya Gubeng–Gambir

– KA Gaya Baru Malam Selatan (89) relasi Surabaya Gubeng–Pasarsenen

– KA Progo (257) relasi Lempuyangan–Pasarsenen

– KA Senja Utama Yogyakarta (107) relasi Yogyakarta–Pasarsenen

– KA Senja Utama Yogyakarta (108) relasi Pasarsenen–Lempuyangan

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan perjalanan tetap aman.

“KAI menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Pengalihan rute ini dilakukan agar perjalanan tetap berlangsung aman meskipun terjadi gangguan di lintas lain,” ucap Kuswardojo dalam siaran persnya.

Ia menambahkan, seluruh aspek operasional di wilayah Daop 2 Bandung telah disiapkan untuk mendukung kelancaran perjalanan kereta yang dialihkan, mulai dari prasarana, sarana, hingga kesiapan petugas di lapangan.

“Kami memastikan perjalanan KA yang melintas di wilayah Daop 2 Bandung tetap berjalan lancar dan aman. Koordinasi intensif juga terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan,” tambahnya.

KAI juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi perusahaan.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penyesuaian ini, sembari menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *