Jakarta (BRS) – Memasuki hari pertama libur panjang awal April 2026, kereta api kembali menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian. PT KAI mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan, bahkan okupansi pada Kamis, 2 April 2026, menembus 111,93 persen atau 202.821 pelanggan dari kapasitas 181.204 tempat duduk.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa momentum libur nasional Wafat Yesus Kristus pada 3 April 2026 dan Hari Paskah pada 5 April 2026 mendorong tingginya mobilitas masyarakat.
“Periode libur panjang ini dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke berbagai tujuan. Ketersediaan tiket masih terbuka dan kami terus berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu,” kata Anne, dikutip dari siaran pers KAI, Jumat (3/4/2026).
Hingga Jumat, 3 April 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 2–5 April 2026 telah mencapai 617.531 tiket atau 84,92 persen dari total kapasitas 727.222 tempat duduk. Dari jumlah tersebut, KA Jarak Jauh mendominasi dengan 521.669 tiket terjual (84,45%), sementara KA Lokal mencatat 95.862 tiket (87,54%).
Untuk keberangkatan hari ini, volume pelanggan diproyeksikan mencapai 162.405 orang, menunjukkan tren pergerakan yang tetap tinggi sepanjang long weekend.
Adapun tingkat okupansi harian tercatat sebagai berikut:
2 April: 202.821 pelanggan (111,93%)
3 April: 162.405 pelanggan (89,22%)
4 April: 113.649 pelanggan (76,20%)
5 April: 138.656 pelanggan (71,90%)
Tingginya minat perjalanan terlihat dari sejumlah relasi favorit, seperti Yogyakarta–Gambir, Lempuyangan–Pasarsenen, hingga Bandung–Gambir. Selain itu, rute Bogor–Sukabumi yang dilayani KA Pangrango juga menjadi sorotan, seiring meningkatnya minat masyarakat menuju destinasi wisata alam.
Kota-kota seperti Yogyakarta, Semarang, dan Bandung tetap menjadi magnet utama berkat kekayaan budaya, kuliner, serta ragam destinasi wisatanya.
KAI memastikan kesiapan operasional selama periode libur panjang dengan menjaga keandalan sarana dan prasarana, serta meningkatkan layanan di stasiun maupun selama perjalanan. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal melalui kanal resmi, termasuk aplikasi Access by KAI, guna mendapatkan jadwal yang diinginkan.







