WEBINAR PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BUMDES BERBASIS PENTAHELIX

Event230 views

Bandung (BRS) – Pusat Pemberdayaan Perdesaan ITB (P2D-ITB), bersama dengan SBM ITB-Center for Islamic Business and Finance (CIBF), mengadakan webinar Pengembangan Kewirausahaan BUMDes berbasis Pentahelix, merupakan rangkaian kegiatan puncak dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan diBUMDes Desa Guranteng Kabupaten Tasikmalaya.

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan sebelumnya dimulai dengan survei potensi ekonomi desa, melakukan riset pasar potensi desa dan workshop penyusunan rencana bisnis (business plan).

Webinar ini dilaksanakan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat umum maupun pengelola BUMDes seluruh Indonesia, bagaimana peranan pentahelix (akademisi, pebisnis, masyarakat, komunitas dan media) dalam pengembangan BUMDes.

Kegiatan Webinar ini dilaksanakan pada hari Minggu, 21 November 2021 dan dilaksanakan secara daring melalui platfrom Zoom Meeting, dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta dari berbagai kalangan dan instansi.

Narasumber dari berbagai elemen pentahelix menyampaikan buah pemikirannya tentang peranan masing-masing terhadap pengembangan kewirausahaan BUMDes.

Pada sesi pertama acara dibuka oleh Kepala Desa Guranteng, Endang Bahrum, S.Pd.I dilanjutkan dengan paparan singkat penjelasan kegiatan pengabdian masyarakat oleh ketua tim Oktofa Yudha Sudrajad dan tujuan dari Webinar yang diselenggarakan.

Pada sesi pertama, Firman Nurtafiyana Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat DPM Desa Provinsi Jawa Barat, mewakili elemen Pemerintah (Government), menyampaikan capaian-capaian Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan BUMDes.

Disampaikan juga bahwa strategi pemulihan ekonomi desa di Jawa Barat dilakukan dengan mengoptimalkan teknologi digital dan pengembangan ekonomi kreatif.

Pada sesi kedua, perwakilan elemen bisnis, Gatot Adhi Wibowo Founder sekaligus Chief Financial Offfice (CFO) BIZHARE. Dalam hal ini dipaparkan bahwa BUMDes dapat mendapatkan modal dengan menerbitkan saham atau melalui sukuk untuk skema syariah.

BIZHARE juga memiliki inkubator yang membantu mitra usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Pada sesi ketiga, perwakilan elemen media, Budhiana Kartawijaya dari Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menyampaikan bagaimana Storynomics yang digagas oleh Robert Mckee dapat digunakan untuk mengangkat produk-produk yang unik dari BUMDes menjadi sebuah produk yang viral dimedia sosial dan dapat dikonversi menjadi keuntungan ekonomi bagi Desa.

Pada sesi keempat, mewakili komponen komunitas BUMDes, Ijang Hilman Mubarok, menyampaikan potensi pengembangan BUMDes di Desa Guranteng diantaranya peternakan sapi perah, pakan ternak dan obyek wisata disekitar desa yang bisa dikembangkan.

Pada sesi terakhir, mewakili komponen akademisi, Wawan Dewanto, guru besar ITB di bidang kewirausahaan menyampaikan ekosistem kewirausahaan agar bisnis BUMDes dapat berkembang dan berkelanjutan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorpize.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *